Friday, February 1, 2013

PENERAPAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


Sifat koligatif adalah sifat-sifat fisis larutan yang hanya bergantung pada konsentrasi partikel zat terlarut, tetapi tidak pada jenisnya. Sifat koligatif larutan meliputi tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik. Sifat koligatif terutama penurunan titik beku dan tekanan osmosis memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa penerapan penurunan titik beku dapat mempertahankan kehidupan selama musim dingin. Penerapan tekanan osmosis ditemukan di alam, dalam bidang kesehatan, dan dalam ilmu biologi. Berikut ini penjelasan mengenai penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.

A.              PENERAPAN PENURUNAN TEKANAN UAP
Laut mati adalah contoh dari terjadinya penurunan tekanan uap pelarut oleh zat terlarut yang tidak mudah menguap. Air berkadar garam sangat tinggi ini terletak di daerah gurun yang sangat panas dan kering, serta tidak berhubungan dengan laut bebas, sehingga konsentrasi zat terlarutnya semakin tinggi.
Pada saat berenang di laut mati, kita tidak akan tenggelam karena konsentrasi zat terlarutnya yang sangat tinggi. Hal ini tentu saja, dapat dimanfaatkan sebagai sarana hiburan atau rekreasi bagi manusia. Penerapan prinsip yang sama dengan laut mati dapat kita temui di beberapa tempat wisata di Indonesia yang berupa kolam apung.
B.              PENERAPAN PENURUNAN TITIK BEKU
1.                Membuat Campuran Pendingin
          Cairan pendingin adalah larutan berair yang memiliki titik beku jauh di bawah 0oC. Cairan pendingin digunakan pada pabrik es, juga digunakan untuk membuat es putar. Cairan pendingin dibuat dengan melarutkan berbagai jenis garam ke dalam air.
          Pada pembuatan es putar cairan pendingin dibuat dengan mencampurkan garam dapur dengan kepingan es batu dalam sebuah bejana berlapis kayu. Pada pencampuran itu, es batu akan mencair sedangkan suhu campuran turun. Sementara itu, campuran bahan pembuat es putar dimasukkan dalam bejana lain yang terbuat dari bahan stainless steel. Bejana ini kemudian dimasukkan ke dalam cairan pendingin, sambil terus-menerus diaduk sehingga campuran membeku.
2.                Antibeku pada Radiator Mobil
Di daerah beriklim dingin, ke dalam air radiator biasanya ditambahkan etilen glikol. Di daerah beriklim dingin, air radiator mudah membeku. Jika keadaan ini dibiarkan, maka radiator kendaraan akan cepat rusak. Dengan penambahan etilen glikol ke dalam air radiator diharapkan titik beku air dalam radiator menurun, dengan kata lain air tidak mudah membeku.
3.                Antibeku dalam Tubuh Hewan
Hewan-hewan yang tinggal di daerah beriklim dingin, seperti beruang kutub, memanfaatkan prinsip sifat koligatif larutan penurunan titik beku untuk bertahan hidup. Darah ikan-ikan laut mengandung zat-zat antibeku yang mempu menurunkan titik beku air hingga 0,8oC. Dengan demikian, ikan laut dapat bertahan di musim dingin yang suhunya mencapai 1,9oC karena zat antibeku yang dikandungnya dapat mencegah pembentukan kristal es dalam jaringan dan selnya. Hewan-hewan lain yang tubuhnya mengandung zat antibeku antara lain serangga , ampibi, dan nematoda. Tubuh serangga mengandung gliserol dan dimetil sulfoksida, ampibi mengandung glukosa dan gliserol darah sedangkan nematoda mengandung gliserol dan trihalose.
4.                Antibeku untuk Mencairkan Salju
Di daerah yang mempunyai musim salju, setiap hujan salju terjadi, jalanan dipenuhi es salju. Hal ini tentu saja membuat kendaraan sulit untuk melaju. Untuk mengatasinya, jalanan bersalju tersebut ditaburi campuran garam NaCL dan CaCl2. Penaburan garam tersebut dapat mencairkan salju. Semakin banyak garam yang ditaburkan, akan semakin banyak pula salju yang mencair.
5.                Menentukan Massa Molekul Relatif (Mr)
Pengukuran sifat koligatif larutan dapat digunakan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut. Hal itu dapat dilakukan karena sifat koligatif bergantung pada konsentrasi zat terlarut. Dengan mengetahui massa zat terlarut (G) serta nilai penurunan titik bekunya, maka massa molekul relatif zat terlarut itu dapat ditentukan.
C.              PENERAPAN TEKANAN OSMOSIS
1.                Mengontrol Bentuk Sel
  Larutan-larutan yang mempunyai tekanan osmosis yang sama disebut isotonik. Larutan-larutan yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah daripada larutan lain disebut hipotonik. Sementara itu, larutan-larutan yang mempunyai tekanan osmosis lebih tinggi daripada larutan lain disebut hipertonik.
Contoh larutan isotonik adalah cairan infus yang dimasukkan ke dalam darah. Cairan infus harus isotonik dengan cairan intrasel agar tidak terjadi osmosis, baik ke dalam ataupun ke luar sel darah. Dengan demikian, sel-sel darah tidak mengalami kerusakan.
2.                Mesin Cuci Darah
Pasien penderita gagal ginjal harus menjalani terapi cuci darah. Terapi menggunakan metode dialisis, yaitu proses perpindahan molekul kecil-kecil seperti urea melalui membran semipermeabel dan masuk ke cairan lain, kemudian dibuang. Membran tak dapat ditembus oleh molekul besar seperti protein sehingga akan tetap berada di dalam darah.
3.                Pengawetan Makanan
Sebelum teknik pendinginan untuk mengawetkan makanan ditemukan, garam dapur digunakan untuk mengawetkan makanan. Garam dapat membunuh mikroba penyebab makanan busuk yang berada di permukaan makanan.
4.                Membasmi Lintah
Garam dapur dapat membasmi hewan lunak, seperti lintah. Hal ini karena garam yang ditaburkan pada permukaan tubuh lintah mampu menyerap air yang ada dalam tubuh sehingga lintah akan kekurangan air dalam tubuhnya.
5.                Penyerapan Air oleh Akar Tanaman
Tanaman membutuhkan air dari dalam tanah. Air tersebut diserap oleh tanaman melalui akar. Tanaman mengandung zat-zat terlarut sehingga konsentrasinya lebih tinggi daripada air di sekitar tanaman sehingga air dalam tanah dapat diserap oleh tanaman.
6.                Desalinasi Air Laut Melalui Osmosis Balik
Osmosis balik adalah perembesan pelarut dari larutan ke pelarut, atau dari larutan yang lebih pekat ke larutan yang lebih encer. Osmosis balik terjadi jika kepada larutan diberikan tekanan yang lebih besar dari tekanan osmotiknya.
Osmosis balik digunakan untuk membuat air murni dari air laut. Dengan memberi tekanan pada permukaan air laut yang lebih besar daripada tekanan osmotiknya, air dipaksa untuk merembes dari air asin ke dalam air murni melalui selaput yang permeabel untuk air tetapi tidak untuk ion-ion dalam air laut. Tanpa tekanan yang cukup besar, air secara spontan akan merembes dari air murni ke dalam air asin.
Penggunaan lain dari osmosis balik yaitu untuk memisahkan zat-zat beracun dalam air limbah sebelum dilepas ke lingkungan bebas.



Sumber:
http://indonesiakutercinta.wordpress.com/2010/08/13/penggunaan-sifat-koligatif-larutan/
Justiana, Sandri dan Muchtaridi.2009.Chemistry for Senior High School Year XII.Jakarta:Yudistira.
Purba, Michael.2007. Kimia untuk SMA kelas XII Semester 1. Jakarta:Erlangga.

Monday, January 28, 2013

SEVENTH HABITS SUMMARY3


LANGKAH-LANGKAH III
1.    Lain kali seseorang membuatmu marah, beri tanda damai saja sebagai balasanmu.
2.   Dengarkanlah baik-baik kata-katamu sendiri. Hitunglah berapa kali kamu menggunakan bahasa-bahasa yang reaktif, seperti ”gara-gara kamu...”, ”Aku harus...”, ”kenapa sih mereka tidak...”, atau ” Aku tidak bisa...”.
3.    Lakukanlah sesuatu hari ini yang sedari dulu ingin kamu lakukan tetapi tidak berani. Tinggalkanlah wilayah nyamanmu dan kejarlah itu. Ajaklah dia kencan,angkatlah tanganmu di kelas, atau bergabunglah dengan sebuah tim.
4.  Buatlah catatan post_it untuk dirimu sendiri: ” aku takkan membiarkan.....memutuskan bagaimana perasaanku.” taruhlah dilemarimu, di cerminmu atau di buku agendamu, dan sering-seringlah kamu membacanya.
5.  Kalau ikut pesta lain kali jangan hanya bersandar di dinding dan menantikan kegembiraan menghampirimu, kamulah yang harus mencarinya. Perkenalkanlah dirimu pada seseorang teman yang baru.
6.  Lain kali kamu terima nilai yang kamu anggap tidak adil, jangan marah-marah atau menangis karenanya, buatlah janji bertemu gurumu untuk membahasnya dan lihatlah apa yang bisa kamu pelajari.
7.    Kalau kamu bertengkar dengan orang tua atau teman, jadilah yang pertama untuk minta maaf.
8.    Identifikasilah sesuatu dalam lingkaran di luar pengaruhmu yang selalu kamu kuatirkan. Putuskanlah sekarang juga untuk melupakannya.
9.  Tekanlah tombol pause sebelum kamu bereaksi terhadap seseorang yng menabrakmu, mengata-ngataimu, atau menyelak didepanmu.
10.  Gunakanlah kesadaran dirimu sekarang juga dengan bertanya pada diri sendiri, ”kebiasaanku manakah yang paling tidak sehat?” Putuskanlah untuk melakukan sesuatu terhadapnya.

Saturday, January 26, 2013

SEVENTH HABIT SUMMARY2


LANGKAH-LANGKAH II
  1. Tepatilah janji-janjimu pada diri sendiri
a.     Bangunlah pada waktu seperti yang kamu rencanakan selama tiga hari berturut-turut.
b.     Tentukan suatu tugas mudah yang perlu kamu kerjakan hari ini, seperti masukin cucian, atau baca buku untuk tugas bahasa inggris. Putuskanlah kapan kamu akan mengerjakannya. Pegang janjimu dan laksanakanlah.
  1. Berbuat baiklah.
a.     Hari ini berbuat baiklah tanpa disuruh, seperti menulis kartu ucapan terima kasih, membuang sampah, atau membereskan tempat tidur seseorang.
b.     Lihatlah sekelilingmu dan carilah sesuatu yang dapat kamu lakukan untuk membuat perbedaan, seperti membersihkan taman dilingkunganmu, kerja sukarela di pusat warga senior, atau membacakan bagi seseorang yang tidak bisa membaca.
3.   Kembangkan Talenta-talentamu.
a.     Buatlah daftar talenta yang hendak kamu kembangkan tahun ini. Tulislah langkah-langkah spesifik yang harus kamu ambil untuk sampai kesana.
b.     Buatlah daftar talenta yang paling kamu kagumi dalam diri orang lain.
4.  Bersikaplah lembut terhadap diri sendiri.
a.     Pikirkanlah suatu bidang hidupmu dimana kamu merasa rendah diri.  Sekarang tarik nafas dalam-dalam dan katakanlah terhadap dirimu sendiri “Dunia belum Kiamat kok!”
b.      Cobalah menjalani satu hari penuh tanpa ngomong negatif sama diri sendiri. Setiap kali kamu merasa membuat dirimu sendiri tak bersemangat, gantilah dengan pikiran-pikiran positif tentang dirimu sendiri.
5.  Perbaharuilah Dirimu!
a.     Pilihlah suatu kegiatan yang akan membangkitkan semangatmu hari ini dan lakukanlah hari ini. Umpamanya, dengarlah musik dan menarilah.
b.     Merasa malas? Bangunlah sekarang juga dan pergilah berkeliling dengan jalan cepat.
6.  Jujurlah!
a.     Lain kali orang tuamu menanyakan apa yang sedang kamu kerjakan, ceritakanlah dengan lengkap. Jangan ada yang kamu tutup-tutupi.
b.     Selama satu hari saja, cobalah untuk tidak melebih-lebihkan atau banyak embel-embel.

Friday, January 25, 2013

SEVEN HABITS SUMMARY


LANGKAH-LANGKAH I
  1. Lain kali kalau kamu bercermin, katakanlah sesuatu yang positif tentang diri sendiri.
  2. Hargailah pandangan seseorang hari ini. Katakanlah sesuatu seperti, ”Hei itu ide bagus”.
  3. Pikirkan suatu paradigma tentang diri sendiri yang mungkin menghambat seperti,”Aku tidak supel”.Lalu, lakukanlah sesuatu hari ini, yang sama sekali bertentangan dengan paradigma itu.
  4. Ingat-ingatlah orang yang kamu sayangi atau teman dekat, yang memperlihatkan sikap yang tidak berkarakter belakangan ini. Renungkanlah apa yang mungkin menyebabkan mreka bersikap seperti itu.
  5. Kalau tidak ada kerjaan, apasih yang kamu pikirin? Ingatlah, apapun yang paling penting bagimu, akan menjadi paradigmamu atau pusat hidupmu. Apa saja yang menyita waktu dan tenagaku?
  6. Aturan emas pasti berlaku! Mulailah hari ini, dengan memperlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan. Jangan tidak sabaran, mengeluh kalo dapat sisa, atau menjelek-jelekkan seseorang, kecuali kalo kamu juga ingin diperlakukan demikian.
  7. Carilah waktu dan tempat dimana kamu bisa sendirian. Renungkanlah apa yang paling penting bagimu.
  8. Dengarkanlah lirik musik yang paling sering kamu dengarkan. Evaluasilah apa lirik tersebut sesuai denga prinsip-prinsip yang kamu yakini.
  9. Kalau sedang mengerjakan pekerjaan dirumah atau ditempat kerja malam ini, cobalah prinsip kerja keras. Tempuhlah jarak ekstranya dan lakukanlah lebih dari yang diharapkan.
  10. Lain kali kamu berada dalam situasi yang berat dan kamu tidak tahu harus berbuat apa, tanyakan kepada diri sendiri, ”Prinsip apa yang harus aku terapkan (misalanya, kejujuran, kasih, loyalitas, kerja keras, kesabaran)?”Lalu ikutilah prinsip itu tanpa menoleh kebelakang lagi.

Tuesday, January 22, 2013

LATIHAN SOAL UN KIMIA

Berikut saya sajikan beberapa soal latihan UN Kimia :
1. Konfigurasi elektron unsur Q yang paling sesuai adalah….
A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4p3
B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p1
C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 4p6 5s2 5p3
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 4p6 3d5
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 5s1
Informasi berikut ini digunakan untuk mengerjakan soal nomor 2 dan 3
Dua buah unsur mempunyai konfigurasi sebagai berkut:
X :  1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6
Y : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1
2. Nomor atom unsur X adalah….
A. 17
B. 18
C. 21
D. 26
E. 30
3. Unsur Y dalam system periodik terletak pada golongan dan periode berturut turut ….
A. IIIA, 3
B. IIIB, 4
C. VA, 3
D. VIIA, 3
E. VIIB, 4
4. Dua buah unsur dengan notasi 12A dan 35B. Jika unsur tersebut berikatan , maka bentuk molekul dan kepolaran yang terjadi berturut turut adalah…
A. bentuk V dan polar
B. Bentuk V dan non polar
C. Tetrahedral dan non polar
D. Trigonal piramida dan polar
E. Linear dan non polar
5. Berikut ini data sifat dari dua zat tak dikenal:
SenyawaTitik Leleh (oC)Daya Hantar Listrik
Y32Tidak Menghantarkan
Z804Menghantarkan
Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa Y dan Z berturut turut adalah….
A. ion dan kovalen polar
B. ion dan ion
C. kovalen non polar dan ion
D. ion dan kovalen non polar
E. kovalen polar dan non polar
6. Suatu gas dapat dibuat dari salah satu alkana melalui reaksi berikut:
C3H8 (g) + 5 O2 (g) → 4 H2O (g) +3 CO2 (g)
Nama senyawa pereaksi yang digunakan dan hasil reaksi yang dihasilkan adalah…
A. propuna dan karbondioksida
B. propena dan karbondioksida
C. karbondioksida dan propena
D. karbondioksida dan propana
E. propana dan karbondioksida
7. Batu kapur sebanyak 30 gram dicampur dengan asam klorida 6,72 L (STP), sesuai persamaan reaksi berikut:
CaCO3 (s)+2HCl(g) → CaCl2 (aq)+H2O(l)+CO2(g)
Volume gas yang dihasilkan jika diukur dalam keadaan standar sebanyak….. (Ar C=12, O=16, Ca=40,H=1, Cl = 35,5)
A. 1,12L
B. 2,24L
C. 3,36L
D. 6,72L
E. 10,08L
8. Pada reaksi antara logam tembaga sebanyak12 gramdengan 4 gram gas oksigen sesuai persamaan reaksi:
2Cu (s) + O2 (g) 2CuO (s)
Ternyata dari percoban dihasilkan 15 gram tembaga (II) oksida dan sisa gas oksigen sebanyak 1 gram, kenyataan ini sesuai hokum…. (Ar Cu = 64, O=16)
A. Dalton
B. Lavoisier
C. Proust
D. Gay lussac
E. Boyle
9. Perhatikan data percobaan uji larutan berikut:
LarutanPengamatan pada
ElektrodaLampu
12345Sedikit gelembungTidak ada gelembungSedikit gelembungBanyak gelembungTidak ada gelembungPadamPdamRedupMenyalaredup
 Pasangan senyawa yang merupakan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah berturut turut adalah larutan nomor….
A. 1 dan 4
B. 2 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4 dan 3
E. 5 dan 4
10. Perhatikan reaksi asam basa menurut Bronsted Lowry berikut:
1. H2O (l) + NH3 (aq) ⇌ NH4+(aq) + OH-(aq)
2. H2O(l) + S2-(aq) ⇌ OH-(aq) + HS-(aq)
Spesi yang merupakan pasangan asam basa konjugasi adalah….
A. H2O dengan OH-
B.H2O dengan NH4+
C. H2O dengan HS-
D. S2- dengan OH-
E. NH3 dengan OH-

11. Perhatikan data uji pH dua buah air limbah berikut:
NoIndikator
Tryek pH
Warna
Limbah 1
Limbah 2
1Metil Merah4,2 – 6,3Merah-kuningMerahKuning
2
Brom timol Biru
6,0 – 7,6
Kuning -Biru
KuningBiru
3
Phenolftalein
8,3 – 10,0
Tak Berwarna merah
Tak Berwarna
merah
Dari hasil pengujian maka pH air limbah 1 dan 2 berturut turut adalah….
A. 4,2 ≤ pH≤ 8,3 dan pH ≥ 10.0
B. pH ≤ 4,2 dah 6,3≤ pH ≤10,0
C. pH ≤ 8,3 dan pH ≥ 10
D. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan 6,3 ≤ pH ≤ 10,0
E. pH ≤ 4,2 dan pH ≥ 10,0
12. Perhatikan grafik titrasi asam basa berikut:


Jika volume larutan yang dititrasi sebanyak 10 mL, maka konsentrasi larutan asam HX itu adalah…
A. 0,25 M
B. 0,125 M
C. 0,1 M
D. 0,075 M
E. 0,04 M
13. Terdapat beberapa larutan berikut:
1. 25 mL HCN 0,5 M
2. 25 mL NH4OH 0,3M
3. 25 ml CH3COOH 0,2 M
4. 25 mL NaOH 0,5 M ;dan
5. 25 mL HCl 0,2 M
Pasangan senyawa yang dapat membentuk larutan penyangga adalah…
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 2 dan 5
E. 3 dan 4
14. Berikut adalah beberapa larutan:
(1) (NH4)2SO4;
(2) Na2CO3;
(3) KCN
(4) CH3COONa
(5) K2SO4
Pasangan garam yang pH-nya lebih besar dari 7 adalah…
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 3 dan 5
15. Berikut ini beberapa garam dan Kspnya:
(1) CdC2O4, Ksp = 15 . 10-8
(2) SrC2O4, Ksp = 15 . 10-7
(3) PbC2O4, Ksp = 8,6 . 10-10 dan
(4) ZnC2O4, Ksp = 1,4 . 10-9
Urutan kelarutan senyawa tersebut dari yang kecil ke besar adalah…
A, 4,1,2 dan 3
B. 3,1,4 dan 2
C. 3,4,1 dan 2
D. 2,1,4 dan 3
E. 1,2,4 dan 3